Cari Blog Ini


Lampiran 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
KELOMPOK                         :
NAMA ANGGOTA               :
1.
2.
3.
4.
KELAS                                   :
MATA PELAJARAN            :
PERCOBAAN
TITIK BERAT
A.       Tujuan
Menentukan titik berat bidang homogeny secara praktik dan secara perhitungan.
B.       Dasar Teori
Setiap benda terdiri atas partikel-partilkel yang masing-masing memiliki berat.Resultan dari seluruh berat partikel inilah yang disebut dengan gaya berat benda. Titik tangkap gaya berat benda inilah yang dinamakan titik berat.
Pusat massa dan titik berat suatu benda memiliki pengertian yang sama, yaitu suatu titik tempat berpusatnya massa/berat dari benda tersebut. Perbedaannya adalah letak pusat massa suatu benda tidak dipengaruhi oleh medan gravitasi, sehingga letaknya tidak selalu berhimpit dengan letak titik beratnya.
a.         Titik berat benda homogen satu dimensi (garis)
b.         Titik berat benda-benda homogen berbentuk luasan (dua dimensi)
Pada sumbu X :
xo = =
Pada sumbu Y :
yo = =

Keterangan :
A1 = Luas Bidang 1
A2 = Luas bidang 2
x1 = absis titik berat benda 1
x2 = absis titik berat benda 2
y= ordinat titik berat benda 1
y2 = ordinat titik berat benda 2

c.         Titik berat benda-benda homogen berdimensi tiga
Pada sumbuX :
xo = =
Pada sumbu Y :
yo = =
Keterangan :
V1=Volume Benda 1
V2= Volume Benda 2
x1 = absis titik berat benda 1
x2 = absis titik berat benda 2
y1 = ordinat titik berat benda 1
y2 = ordinat titik berat benda 2
C.       Alat dan Bahan
1.        Selembar karton tebal
2.        Mistar
3.        Seutas benang
4.        Beban untuk meluruskan benang.
D.    Cara Kerja
1.      Secara Praktik
1)      Gunting selembar karton tebal sehingga berbentuk huruf F dengan ukuran seperti ditunjukkan dalam gambar.
hal30c.jpg
2)      Buatlah sebuah lubang, kemudian gantung benang pengukur tegak lurus melalui lubang tersebut. Berilah tanda garis putus-putus pada karton sepanjang kedudukan benang pengukur tegak lurus.
3)      Buatlah lubang kedua, kemudian gantung kembali benang pengukur tegak lurus melalui lubang kedua tersebut. Berilah tanda garis putus-putus pada karton sepanjang kedudukan benang pengukur tegak lurus.
4)      Kedua garis putus-putus yang Anda buat pada langkah 2 dan 3 akan berpotongan. Titik potong inilah yang merupakan letak titik berat karton tersebut.
2.      Secara teoritis
1)        Bagilah karton huruf F atas tiga bagian. Kemudian dengan o sebagai pusat koordinat, hitung koordinat titik berat karton dengan menggunakan rumus.
E.     Hasil Perhitungan
...........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
F.     Analisis Data
.......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
G.    Kesimpulan
.......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Satuan Pendidikan                  : Madrasah Aliyah Negeri Palangka Raya
Mata Pelajaran                        : IPA
Kelas / Semester                     : XI/I
Materi Pokok                          : Dinamika Rotasi dan Keseimbangan Benda Tegar
Sub Materi                              : Titik Berat
Alokasi Waktu                        : 1 x 15 menit
 

A.         Kompetensi Inti ( KI)
KI.1
Menghayati dan mengamalkan  ajaran agama yang dianutnya.
KI.2
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI.3
Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI.4
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.       Kompetensi Dasar (KD)
1.1
Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida, kalor dan optik
2.1
Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa  ingin tahu;  objektif; jujur; teliti cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari  sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
3.6
Menerapkan konsep torsi, momen inersia,  titik berat, dan momentum sudut pada benda tegar (statis dan dinamis) dalam kehidupan sehari-hari
4.6
Merencanakan dan melaksanakan percobaan titik berat dan keseimbangan benda tegar

C.    Indikator Pencapaian Kompetensi
1.      Siswa mampu menunjukkan rasa kagum terhadap ciptaan tuhan YME yang mengatur karakteristik fluida melalui pengamatan di sekitar.
2.      Siswa menunjukan sikap bertanggung jawab dalam melakukan kegiatan praktikum dan diskusi, serta melaporkan tentang titik berat.
3.      Siswa menunjukan sikap kreatif dalam melakukan kegiatan praktikum tentang titik berat.
4.      Siswa menunjukkan sikap terbuka dalam menerima pendapat antar anggota kelompok untuk memecahkan masalah tentang titik berat.
5.      Siswa mampu menyebutkan pengertian titik berat tanpa membuka buku/catatan dengan benar.
6.      Siswa mampu menentukan letak titik berat untuk benda yang teratur maupun tidak teratur melalui perhitungan menggunakan rumus dengan benar.
7.      Siswa mampu menentukan letak titik berat benda yang teratur maupun tidak teratur melalui percobaan dengar benar dan tepat.
8.      Siswa mampu menyebutkan penerapan konsep titik berat dalam kehidupan sehari-hari.